Buka Akun

Global Food Prices Ease Further in January

Harga pangan global terus turun pada awal tahun 2026, dengan Indeks Harga Pangan FAO turun 0,4% pada bulan Januari menjadi 123,9 poin. Ini menandai penurunan bulanan kelima berturut-turut dan level terendah sejak Agustus 2024, yang menandakan pelonggaran lebih lanjut dalam tekanan inflasi pangan global.

Penurunan terbaru terutama disebabkan oleh penurunan harga di beberapa kategori utama:

  • Gula turun 1% karena ekspektasi peningkatan pasokan. Prospek produksi yang lebih kuat di India, dikombinasikan dengan kondisi pertumbuhan yang menguntungkan di Thailand, telah meredakan kekhawatiran sebelumnya tentang ketersediaan yang ketat.
  • Harga Olahan Susu mencatat penurunan paling tajam, turun 5% dibandingkan bulan sebelumnya dan memperpanjang tren penurunan selama tujuh bulan. Harga keju dan mentega yang lebih murah mencerminkan pasokan ekspor yang melimpah dan permintaan yang lebih lemah dari wilayah pengimpor utama.
  • Harga Daging turun tipis 0,4%, mencapai level terlemah sejak Mei 2025. Penurunan ini dipimpin oleh harga daging babi yang lebih rendah, sementara harga daging sapi dan domba secara umum tetap stabil.

Sinyal yang Beragam di Seluruh Sektor Biji-bijian dan Minyak

Tidak semua kategori makanan mengalami penurunan. Harga sereal naik sedikit sebesar 0,2%, mencapai level tertinggi sejak Mei 2025. Kenaikan ini mencerminkan tren yang berbeda dalam kelompok tersebut:

  • Harga jelai mencatatkan kenaikan kecil.
  • Beras naik 1,8% karena permintaan impor yang kuat.
  • Gandum turun 0,4%, terbebani oleh stok global yang cukup dan arus ekspor yang stabil.

Harga minyak nabati juga naik, meningkat 2,1% pada bulan Januari. Kenaikan harga minyak sawit, kedelai, dan bunga matahari lebih dari mengimbangi penurunan harga minyak rapeseed. Kenaikan ini didukung oleh permintaan impor yang lebih kuat dan kekhawatiran baru tentang prospek produksi di wilayah penghasil utama.

Mengurangi Tekanan dengan Pengecualian

Secara keseluruhan, laporan FAO bulan Januari menunjukkan moderasi berkelanjutan dalam harga pangan global, yang memberikan sedikit keringanan bagi konsumen dan pembuat kebijakan. Namun, kekuatan yang terlihat pada sereal dan minyak nabati menyoroti bahwa tekanan harga tetap tidak merata di berbagai pasar. Seiring dengan perkembangan kondisi pasokan dan pola permintaan, segmen-segmen ini kemungkinan akan tetap menjadi fokus dalam beberapa bulan mendatang, meskipun tren inflasi pangan secara keseluruhan terus mereda.

Jadilah anggota komunitas kami!

Bergabunglah dengan Channel Telegram Kami dan Berlangganan Sinyal Trading Kami secara Gratis!

Bergabunglah dengan Telegram!