Buka Akun

Analisis Mingguan

Dapatkan ulasan dan prakiraan mingguan yang komprehensif untuk memandu strategi trading Anda. Analisis mingguan kami menawarkan ulasan mendalam mengenai performa pasar dan prakiraan untuk membantu Anda merencanakan trading di minggu mendatang.

Analisis Pasar Terkini

Data Ketenagakerjaan yang Lemah Menghantam Dolar karena Risiko Hormuz Tetap Ada (10 – 14 Agustus) Data Ketenagakerjaan yang Lemah Menghantam Dolar karena Risiko Hormuz Tetap Ada (10 – 14 Agustus)

Pasar global memasuki pekan ini ketika investor menilai kembali prospek Federal Reserve setelah laporan ketenagakerjaan AS yang secara mengejutkan lemah menandakan memburuknya kondisi pasar tenaga kerja lebih lanjut. Indeks Dolar jatuh menuju level terendah dua bulan, sementara emas dan perak mempertahankan kenaikan mingguan yang kuat karena ekspektasi kenaikan suku bunga Fed pada bulan September turun tajam. Pada saat yang sama, ketidakpastian seputar Selat Hormuz terus memengaruhi harga minyak dan ekspektasi inflasi global, dengan Iran dan Oman melaporkan kemajuan menuju kesepakatan transit tetapi belum ada resolusi yang lebih luas yang tercapai.

Detail
Pembicaraan antara Fed dan Iran Mendorong Pasar (3–7 Agustus) Pembicaraan antara Fed dan Iran Mendorong Pasar (3–7 Agustus)

Pasar global memasuki bulan Agustus dengan para investor menilai kembali prospek kebijakan Federal Reserve, sementara upaya diplomatik yang diperbarui antara Amerika Serikat dan Iran memicu pergerakan tajam pada harga minyak dan logam mulia. Dolar pulih ke sekitar 100,3 tetapi tetap berada di bawah tekanan setelah mencatat penurunan mingguan terburuk dalam tiga bulan. Sementara itu, minyak mentah Brent turun lebih dari 4% setelah Presiden Donald Trump mengatakan pembicaraan damai dengan Iran akan dilanjutkan, meredakan kekhawatiran langsung atas Selat Hormuz dan inflasi yang dipicu oleh energi.

Detail
Jeda Gencatan Senjata Meredakan Kekhawatiran Terhadap Harga Minyak dan Inflasi (27 – 31 Juli) Jeda Gencatan Senjata Meredakan Kekhawatiran Terhadap Harga Minyak dan Inflasi (27 – 31 Juli)

Pasar global memulai pekan ini dengan pijakan yang lebih positif setelah jeda dalam operasi militer AS dan Iran mengurangi kekhawatiran langsung atas pasokan energi dan inflasi. Amerika Serikat diam-diam menangguhkan kampanye serangannya yang berlangsung hampir dua minggu terhadap Iran pada Jumat malam, sementara Teheran menghentikan operasi pembalasan dan memulai diskusi dengan Oman mengenai Selat Hormuz. Perkembangan ini mendorong harga minyak turun tajam, mendukung logam mulia dan obligasi pemerintah setelah berminggu-minggu berada di bawah tekanan dari kenaikan biaya energi.

Detail
Ketegangan Iran dan Bank Sentral Mendorong Pasar (20 – 24 Juli) Ketegangan Iran dan Bank Sentral Mendorong Pasar (20 – 24 Juli)

Pasar global didominasi oleh ketegangan geopolitik yang kembali meningkat pekan ini karena runtuhnya gencatan senjata AS-Iran kembali memicu kekhawatiran tentang pasokan energi dan inflasi.

Detail
Spekulasi Kenaikan Suku Bunga Fed Meningkat Menjelang Data Ketenagakerjaan (29 Juni – 3 Juli) Spekulasi Kenaikan Suku Bunga Fed Meningkat Menjelang Data Ketenagakerjaan (29 Juni – 3 Juli)

Pasar global memasuki pekan ini dengan investor yang fokus pada laporan pasar tenaga kerja AS yang akan datang, yang diperkirakan akan memberikan sinyal utama berikutnya untuk kebijakan Federal Reserve. Dolar AS tetap berada di dekat level tertingginya dalam lebih dari setahun setelah reli kuat pekan lalu, didukung oleh komentar hawkish dari Ketua Fed Kevin Warsh dan meningkatnya ekspektasi pengetatan moneter lebih lanjut. Pada saat yang sama, bentrokan militer yang kembali terjadi antara Amerika Serikat dan Iran di Selat Hormuz sempat memicu kembali kekhawatiran inflasi sebelum kedua pihak sepakat untuk menangguhkan aksi militer menjelang putaran pembicaraan damai berikutnya di Doha.

Detail
Ketidakpastian Fed dan Iran Membuat Pasar Tetap Waspada (22-26 Juni) Ketidakpastian Fed dan Iran Membuat Pasar Tetap Waspada (22-26 Juni)

Pasar keuangan global menghadapi arus silang yang bergejolak minggu ini karena perubahan tajam dalam jalur diplomasi AS-Iran bertabrakan dengan sinyal kebijakan moneter yang agresif.

Detail
Peace Deal De-Escalates Energy Risk (15 - 19 June, 2026) Peace Deal De-Escalates Energy Risk (15 - 19 June, 2026)

Global markets experienced a strong wave of risk-on sentiment this week following reports of an interim agreement between the US and Iran to halt their military conflict and reopen the Strait of Hormuz, where nearly 600 vessels are currently stranded. The peace deal, scheduled to be signed in Switzerland on Friday, establishes a 60-day window for talks regarding Iran’s nuclear program, offering immediate maritime ceasefire terms and partial sanctions relief on Iranian overseas oil sales.

Detail
Data AS yang Kuat Mendukung Prediksi Kenaikan Suku Bunga (08-12 Juni) Data AS yang Kuat Mendukung Prediksi Kenaikan Suku Bunga (08-12 Juni)

Pasar global memulai pekan ini ketika investor menilai kembali ekspektasi suku bunga setelah serangkaian rilis data ekonomi AS yang lebih kuat. Data pasar tenaga kerja yang solid, peningkatan lowongan pekerjaan, dan angka ketenagakerjaan yang tangguh memperkuat argumen untuk kebijakan moneter yang lebih ketat, sehingga mendorong penguatan dolar AS dan imbal hasil obligasi. Pada saat yang sama, ketegangan yang kembali muncul di Timur Tengah, termasuk pertukaran rudal antara Iran dan Israel serta gangguan yang terus berlanjut di dekat Selat Hormuz, membuat pasar energi tetap waspada dan mempertahankan kekhawatiran tentang tekanan inflasi.

Detail
Lebih
Jadilah anggota komunitas kami!

Bergabunglah dengan Channel Telegram Kami dan Berlangganan Sinyal Trading Kami secara Gratis!

Bergabunglah dengan Telegram!