Pasar tetap berhati-hati karena meningkatnya ketegangan AS-Iran mendorong permintaan akan aset yang lebih aman dan mendukung dolar AS.
Euro tetap berada di bawah tekanan di dekat $1,1540 meskipun ekspektasi kenaikan suku bunga ECB meningkat, sementara yen Jepang berfluktuasi di dekat level kritis 160, meningkatkan kekhawatiran intervensi. Poundsterling juga melemah di tengah menurunnya kepercayaan konsumen dan meningkatnya risiko geopolitik. Sebaliknya, logam mulia mendapat dukungan, dengan emas pulih di atas $4.400 dan perak pulih dari kerugian baru-baru ini karena langkah-langkah bantuan sementara meredakan tekanan pasar langsung. Sentimen secara keseluruhan tetap rapuh, dipengaruhi oleh konflik yang sedang berlangsung dan kekhawatiran inflasi yang terus-menerus.
| Waktu | Mata Uang | Agenda | Perkiraan | Previous |
| Anggota FOMC Daly Berbicara | ||||
| Schnabel dari ECB Berbicara |

Euro berfluktuasi di sekitar 1,1540 pada hari Jumat, tetap di bawah angka $1,16 karena investor menjauhi aset yang lebih berisiko akibat meningkatnya ketegangan AS-Iran. Pasar sekarang mengantisipasi hingga tiga kenaikan suku bunga ECB tahun ini menyusul sikap inflasi Christine Lagarde yang agresif, bahkan ketika kepercayaan konsumen Jerman yang memudar menandakan kecemasan ekonomi yang semakin dalam.
Untuk EUR/USD, resistensi awal terlihat di 1,1580, sementara support terdekat berada di 1,1500.
| R1: 1.1580 | S1: 1.1500 |
| R2: 1.1630 | S2: 1.1460 |
| R3: 1.1710 | S3: 1.1410 |

Yen Jepang tetap berada di sekitar 159,5 per dolar pada hari Jumat, mendekati ambang batas psikologis 160 yang sebelumnya memicu intervensi. Politisi Satsuki Katayama memperingatkan bahwa pihak berwenang siap mengambil "tindakan berani" untuk mendukung mata uang tersebut karena melonjaknya biaya energi membebani perekonomian. Ketegangan yang terus berlanjut di Timur Tengah dan keraguan atas kesepakatan AS-Iran terus membebani yen, yang kini menghadapi penurunan tajam bulanan.
Secara teknis, resistensi berada di dekat 160,00, sementara support kuat di 158,80.
| R1: 160.00 | S1: 158.80 |
| R2: 160.50 | S2: 157.60 |
| R3: 161.70 | S3: 156.70 |

Harga emas melonjak melewati $4.400 per ons pada hari Jumat, pulih dari penurunan tajam pada sesi sebelumnya. Pasar mendapat sedikit kelegaan sementara setelah Donald Trump menunda potensi serangan terhadap fasilitas energi Iran hingga 6 April dan mencatat bahwa Iran mengizinkan kapal tanker untuk melewati Selat Hormuz. Namun, Teheran menolak proposal terbaru AS tersebut, dengan mengeluarkan syarat balasan sendiri. Konflik yang terus berlanjut dan harga energi yang tinggi terus memicu kekhawatiran inflasi, sehingga ekspektasi global terhadap kebijakan moneter yang lebih ketat tetap teguh.
Emas memiliki support di dekat $4350, sementara resistensi berada di sekitar $4500.
| R1: 4500 | S1: 4350 |
| R2: 4580 | S2: 4270 |
| R3: 4650 | S3: 4200 |

Poundsterling Inggris jatuh mendekati $1,33 karena investor mencari keamanan di tengah meningkatnya ketegangan AS-Iran. Presiden Trump mengisyaratkan bahwa Iran menginginkan kesepakatan tetapi "takut untuk mengakuinya," sementara media pemerintah Iran menolak pembicaraan, menuntut jaminan sepihak dan kemungkinan biaya untuk kapal di Selat Hormuz. Kepercayaan konsumen Inggris turun ke level terendah sepanjang masa pada bulan Maret, memicu kekhawatiran inflasi. Pasar sekarang memperkirakan dua hingga tiga kenaikan suku bunga Bank of England, dengan probabilitas 70% untuk kenaikan pertama bulan depan dan kenaikan kedua diperkirakan pada bulan Juli.
Dari sudut pandang teknis, support berada di dekat 1,3290, dengan resistance sekitar 1,3410.
| R1: 1.3410 | S1: 1.3290 |
| R2: 1.3500 | S2: 1.3220 |
| R3: 1.3630 | S3: 1.3100 |

Harga perak diperdagangkan sekitar $68 per ons pada hari Jumat, pulih dari aksi jual tajam sebelumnya. Pasar mendapat sedikit kelegaan sementara setelah Donald Trump memperpanjang tenggat waktu untuk kesepakatan potensial dengan Iran. Namun, Iran menolak rencana 15 poin AS, dan mengajukan persyaratannya sendiri untuk pengendalian jalur air. Ketegangan yang berkelanjutan dan biaya energi yang tinggi terus memicu kekhawatiran inflasi dan ekspektasi kebijakan moneter yang ketat dari bank sentral.
Dari sudut pandang teknis, resistensi berada di sekitar $67,50 sementara support berada di sekitar $70,70.
| R1: 70.70 | S1: 67.50 |
| R2: 73.20 | S2: 65.00 |
| R3: 75.00 | S3: 63.50 |
Pasar menunjukkan tanda-tanda stabilisasi karena penurunan harga minyak dan sinyal diplomatik yang tentatif di sekitar Timur Tengah mengurangi tekanan inflasi jangka pendek.
Detail Harga Logam Mengalami Pemulihan Akibat Optimisme Perdamaian (25 Maret 2026)Pasar global mencerminkan perpaduan antara sinyal perlambatan ekonomi dan optimisme geopolitik yang masih tentatif.
DetailBergabunglah dengan Channel Telegram Kami dan Berlangganan Sinyal Trading Kami secara Gratis!
Bergabunglah dengan Telegram!