Tingkat inflasi tahunan di Zona Euro meningkat menjadi 2,5% pada Januari 2025, naik dari 2,4% pada Desember, menurut perkiraan awal.
Angka ini sedikit melampaui ekspektasi pasar sebesar 2,4% dan menandai tingkat inflasi tertinggi sejak Juli 2024.
Faktor utama di balik kenaikan ini adalah kenaikan substansial dalam biaya energi, yang melonjak menjadi 1,8% di bulan Januari, dibandingkan dengan hanya 0,1% di bulan Desember. Kenaikan tajam harga energi ini memberikan kontribusi besar pada tingkat inflasi secara keseluruhan.
Tingkat inflasi inti, yang tidak termasuk harga pangan dan energi yang bergejolak, tetap tidak berubah pada 2,7% selama lima bulan berturut-turut. Angka ini sedikit di atas perkiraan pasar sebesar 2,6% tetapi masih merupakan level terendah sejak awal 2022. Data inflasi terbaru kemungkinan akan diamati oleh Bank Sentral Eropa (ECB) untuk keputusan kebijakan moneter di masa depan.

Sumber: Eurostat
Pasar mengalami pemulihan singkat setelah AS menunda serangan yang direncanakan terhadap infrastruktur energi Iran, sehingga meredakan tekanan geopolitik langsung.
Detail Dominasi Dolar Semakin Mendalam (23.03.2026)Pasar global tetap berada di bawah tekanan karena kekhawatiran inflasi yang terkait dengan konflik Iran yang sedang berlangsung memperkuat dolar AS dan mengubah posisi investor.
Detail
Guncangan Energi Mendorong Pergeseran Sikap Agresif (23-27 Maret)Pasar global tetap berada di bawah tekanan karena konflik di Timur Tengah memasuki fase yang lebih bergejolak, mendorong harga minyak mentah Brent melewati $110/barel, yang merupakan level tertinggi sejak pertengahan tahun 2022.
DetailBergabunglah dengan Channel Telegram Kami dan Berlangganan Sinyal Trading Kami secara Gratis!
Bergabunglah dengan Telegram!