Tingkat inflasi tahunan di Zona Euro meningkat menjadi 2,5% pada Januari 2025, naik dari 2,4% pada Desember, menurut perkiraan awal.
Angka ini sedikit melampaui ekspektasi pasar sebesar 2,4% dan menandai tingkat inflasi tertinggi sejak Juli 2024.
Faktor utama di balik kenaikan ini adalah kenaikan substansial dalam biaya energi, yang melonjak menjadi 1,8% di bulan Januari, dibandingkan dengan hanya 0,1% di bulan Desember. Kenaikan tajam harga energi ini memberikan kontribusi besar pada tingkat inflasi secara keseluruhan.
Tingkat inflasi inti, yang tidak termasuk harga pangan dan energi yang bergejolak, tetap tidak berubah pada 2,7% selama lima bulan berturut-turut. Angka ini sedikit di atas perkiraan pasar sebesar 2,6% tetapi masih merupakan level terendah sejak awal 2022. Data inflasi terbaru kemungkinan akan diamati oleh Bank Sentral Eropa (ECB) untuk keputusan kebijakan moneter di masa depan.

Sumber: Eurostat
Imbal hasil obligasi 10 tahun Jepang naik menjadi 2,74%, level tertinggi dalam satu minggu, karena harga minyak yang lebih tinggi dan yen yang berada di level terendah dalam 40 tahun memperkuat ekspektasi pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut oleh BOJ.
Detail ECB Menjadi Sorotan di Tengah Ketegangan (21.07.2026)Pasar global bergerak hati-hati karena meningkatnya ketegangan AS-Iran terus memicu kekhawatiran inflasi melalui kenaikan harga minyak.
Detail
Ketegangan Iran dan Bank Sentral Mendorong Pasar (20 – 24 Juli)Pasar global didominasi oleh ketegangan geopolitik yang kembali meningkat pekan ini karena runtuhnya gencatan senjata AS-Iran kembali memicu kekhawatiran tentang pasokan energi dan inflasi.
DetailBergabunglah dengan Channel Telegram Kami dan Berlangganan Sinyal Trading Kami secara Gratis!
Bergabunglah dengan Telegram!