Inflasi di Inggris meningkat pada bulan Juni 2025, sebagian besar disebabkan oleh naiknya harga bahan bakar.
Indeks Harga Konsumen (IHK), termasuk biaya perumahan pemilik-penghuni (IHK), naik 4,1% year-on-year (yoy), sedikit meningkat dari 4,0% di bulan Mei. Secara bulanan, IHK naik 0,3%, dibandingkan 0,2% di bulan yang sama tahun lalu.
Indeks Harga Konsumen (IHK) standar menunjukkan tren serupa, naik menjadi 3,6% per tahun, dari 3,4% di bulan Mei. Pertumbuhan IHK bulanan juga mencapai 0,3%, lebih tinggi dari kenaikan 0,1% yang tercatat pada Juni 2024.
Pendorong utama kenaikan IHK dan IHK adalah sektor transportasi, dengan harga bahan bakar motor berperan penting dalam mendorong inflasi lebih tinggi. Di sisi lain, perumahan dan layanan rumah tangga, khususnya biaya perumahan bagi pemilik rumah, sedikit membantu mengimbangi tekanan kenaikan IHK secara keseluruhan.
Inflasi inti juga sedikit lebih tinggi, menunjukkan tekanan harga yang terus berlanjut:
CPIH inti (tidak termasuk energi, makanan, alkohol, dan tembakau) naik menjadi 4,3%, naik dari 4,2% pada bulan Mei.
CPI inti meningkat menjadi 3,7%, dibandingkan dengan 3,5% pada bulan sebelumnya.

Dengan harga bahan bakar yang kembali menguat dan inflasi barang yang semakin menguat, data menunjukkan bahwa tekanan harga masih meluas. Meskipun biaya perumahan sedikit meringankan, prospek inflasi secara keseluruhan masih perlu dicermati.
Source: Office for National Statistics
Pasar bergeser ke arah sentimen risk-on karena meredanya ketegangan geopolitik dan ketidakpastian seputar kebijakan Federal Reserve menekan dolar AS. EUR/USD naik mendekati 1,18, mencapai level tertinggi dalam beberapa bulan, sementara poundsterling juga menguat ke level tertinggi dalam tujuh minggu.
Detail
Guncangan Harga Minyak dan Inflasi: Penyesuaian Harga di Pasar Global (13 – 17 April)Sentimen global bergeser minggu ini karena pasar menyeimbangkan diplomasi berisiko tinggi di Islamabad dengan krisis pasokan energi yang parah. Meskipun pembicaraan antara pejabat AS dan Iran memberikan secercah harapan yang rapuh, blokade Selat Hormuz yang dipimpin AS, yang dipicu oleh kegagalan negosiasi akhir pekan, menyebabkan harga minyak mentah Brent melonjak 8% menjadi sekitar $103/barel.
Detail Perundingan Iran Gagal dan USD Kembali Menguat (13.04.2026)Pasar berbalik arah secara tajam ke arah penghindaran risiko karena runtuhnya negosiasi AS-Iran dan pengumuman blokade maritim memicu kekhawatiran akan krisis energi yang lebih luas.
DetailBergabunglah dengan Channel Telegram Kami dan Berlangganan Sinyal Trading Kami secara Gratis!
Bergabunglah dengan Telegram!