Pasar tenaga kerja AS menunjukkan tanda-tanda ketahanan karena klaim pengangguran turun secara signifikan dalam laporan terbaru dari Departemen Tenaga Kerja.
Untuk minggu yang berakhir pada tanggal 1 Maret, klaim awal tunjangan pengangguran yang disesuaikan secara musiman menurun menjadi 221.000, menandai penurunan sebesar 21.000 dari angka minggu sebelumnya yang tidak disesuaikan sebesar 242.000. Penurunan ini menunjukkan bahwa PHK tetap rendah meskipun ketidakpastian ekonomi terus berlanjut.
Sementara klaim mingguan mengalami penurunan tajam, rata-rata pergerakan empat minggu naik sedikit sebesar 250 menjadi 224.250, dibandingkan dengan rata-rata minggu sebelumnya yang tidak disesuaikan sebesar 224.000. Rata-rata pergerakan empat minggu memperlancar fluktuasi jangka pendek dan memberikan perspektif yang lebih luas tentang tren pasar tenaga kerja.
Penurunan signifikan dalam klaim pengangguran awal menggarisbawahi kekuatan pasar tenaga kerja yang berkelanjutan, yang menunjukkan bahwa pengusaha tetap ragu untuk mengurangi staf. Sementara hambatan ekonomi terus berlanjut, seperti tekanan inflasi dan risiko geopolitik, data terbaru menunjukkan bahwa kondisi perekrutan tetap stabil.
Seiring dengan perkembangan kondisi ekonomi, pembuat kebijakan dan analis pasar akan memantau dengan cermat laporan pasar tenaga kerja yang akan datang untuk menilai setiap perubahan dalam tren ketenagakerjaan.

Sumber: Departemen Tenaga Kerja AS
Global markets responded to falling U.S. Treasury yields after expanded government bond buybacks eased long-term borrowing costs and pressured the dollar.
Detail Euro Mencapai Level Tertinggi Dua Bulan Saat Harga Logam Turun (19.08.2026)Pasar global tetap fokus pada perbedaan ekspektasi bank sentral, kenaikan imbal hasil obligasi, dan ketegangan yang kembali meningkat di Timur Tengah.
Detail Tekanan Dolar Mendukung Euro Seiring Konsolidasi Logam (18.08.2026)Pasar global diperdagangkan dengan hati-hati karena perubahan ekspektasi Federal Reserve dan meredanya risiko geopolitik terus membentuk sentimen. Presiden Trump memperingatkan bahwa ia akan membom Oman jika negara itu menghalangi jalan Washington, sementara laporan menunjukkan bahwa Iran dan Oman sedang menuju kesepakatan tentang kendali Selat Hormuz.
DetailBergabunglah dengan Channel Telegram Kami dan Berlangganan Sinyal Trading Kami secara Gratis!
Bergabunglah dengan Telegram!