Pasar minyak global menghadapi pergeseran baru karena OPEC+ bersiap untuk meningkatkan produksi sekali lagi, menandakan pergeseran strategi dari memprioritaskan harga yang lebih tinggi ke memaksimalkan pendapatan melalui produksi yang lebih besar.
OPEC+ mengumumkan bahwa delapan anggota utama, termasuk Arab Saudi, Irak, dan Uni Emirat Arab, akan meningkatkan produksi minyak gabungan sebesar 137.000 barel per hari mulai Oktober.
Keputusan terbaru ini memulai penghentian serangkaian pemotongan kedua dari April 2023 yang awalnya mengurangi produksi sebesar 1,65 juta barel per hari.
Arab Saudi dan produsen utama lainnya telah berhasil meningkatkan produksi secara hati-hati tanpa menyebabkan penurunan harga minyak global yang signifikan. Langkah penyeimbangan ini mencerminkan tujuan mereka untuk mempertahankan pendapatan sekaligus menstabilkan pasar.
Meskipun terjadi peningkatan, OPEC+ belum menetapkan target produksi yang pasti setelah Oktober, dan lebih memilih pendekatan yang fleksibel dan berbasis data untuk merespons perubahan kondisi permintaan dan pasokan.
Para pemimpin OPEC+ tetap fokus pada beberapa tujuan:
Keputusan grup ini menggarisbawahi strategi pragmatis berupa penyesuaian bertahap, yang bertujuan untuk menjaga pendapatan jangka panjang sambil menghadapi ketidakpastian di pasar energi global.
Imbal hasil obligasi 10 tahun Jepang bertahan di dekat level tertinggi sejak 1996 di angka 2,79% setelah pertumbuhan PDB yang lebih kuat dan kenaikan biaya energi memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ dalam waktu dekat.
Detail Nada Lebih Tenang, Belum Ada Kelegaan (19.05.2026)Suasana yang lebih tenang seputar kemungkinan negosiasi AS-Iran sedikit meredakan tekanan di pasar obligasi dan mata uang, sehingga indeks dolar tetap mendekati 99 dan imbal hasil obligasi pemerintah AS mendekati 4,6%.
Detail
Imbal Hasil Obligasi Melonjak Akibat Tekanan Inflasi (18-22 Mei)Dolar AS naik ke level tertinggi dalam enam minggu, sementara euro, pound, dan yen melemah di tengah meningkatnya ekspektasi bahwa bank sentral mungkin akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama.
DetailBergabunglah dengan Channel Telegram Kami dan Berlangganan Sinyal Trading Kami secara Gratis!
Bergabunglah dengan Telegram!