Kebijakan moneter tetap menjadi faktor pendorong utama pada akhir pekan menyusul kenaikan suku bunga pertama oleh Federal Reserve sejak Juli 2023.
Euro tetap berada di bawah level 1,15, sementara sterling diperdagangkan di bawah 1,34 setelah Bank of England mempertahankan suku bunga namun tetap membuka peluang untuk pengetatan kebijakan lebih lanjut. Harga emas bertahan di kisaran $4.380 dan perak melanjutkan pemulihannya di atas $66 seiring penurunan harga minyak yang meredakan kekhawatiran inflasi serta mendorong turunnya imbal hasil obligasi. Di sisi lain, yen melemah melampaui level 156 saat para investor menantikan keputusan kebijakan Bank of Japan.
| Waktu | Mata Uang | Agenda | Aktual | Perkiraan | Sebelumnya |
| 03:00 | JPY | Keputusan Suku Bunga BOJ | 1.25% | 1.25% | 1.00% |
| 10:30 | EUR | Presiden ECB Lagarde Berbicara | - | - | |
| 13:15 | USD | Produksi Industri (MoM) (Agu) | 0.3% | 0.2% |

Euro diperdagangkan sedikit di bawah level $1,15, bertahan di dekat titik terendahnya sejak akhir Juli seiring menguatnya dolar AS pasca-keputusan kebijakan Federal Reserve. The Fed menaikkan suku bunga acuan ke kisaran 3,75%-4%, yang merupakan kenaikan suku bunga pertama sejak Juli 2023. Langkah ini bertujuan untuk meredam inflasi yang masih tinggi, dengan para pejabat mengisyaratkan kemungkinan adanya kenaikan suku bunga tambahan sebelum akhir tahun.
Level resistensi pertama berada di angka 1,1520, sementara level dukungan (support) dimulai dari 1,1450.
| R1: 1.1520 | S1: 1.1450 |
| R2: 1.1540 | S2: 1.1400 |
| R3: 1.1590 | S3: 1.1370 |

Harga emas diperdagangkan di kisaran $4.380 per ons pada hari Jumat setelah mencatat kenaikan 2% pada sesi sebelumnya. Penurunan harga minyak membantu meredakan kekhawatiran inflasi dan menekan imbal hasil obligasi, sehingga meningkatkan daya tarik logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil (yield) ini di tengah penyesuaian pandangan pasar oleh para investor.
Level resistensi pertama terlihat di angka $4.400, dengan level dukungan (support) awal di kisaran $4.350.
| R1: 4400 | S1: 4350 |
| R2: 4450 | S2: 4290 |
| R3: 4500 | S3: 4250 |

Yen Jepang melemah melampaui level 156 per dolar pada hari Jumat, diperdagangkan di dekat level terendah dalam dua minggu. Para investor tetap berhati-hati sembari menantikan keputusan kebijakan moneter Bank of Japan mendatang, di mana pasar secara umum telah memperhitungkan kemungkinan kenaikan suku bunga.
Level resistensi pertama terlihat di 157,25, dengan level support awal di dekat 155,80.
| R1: 157.25 | S1: 155.80 |
| R2: 158.40 | S2: 154.50 |
| R3: 160.00 | S3: 152.00 |

Nilai tukar pound Inggris tetap berada di bawah level $1,34, bertahan di dekat titik terendahnya sejak akhir Juli setelah Bank of England mempertahankan suku bunga pada angka 3,75% melalui pemungutan suara dengan hasil 6 lawan 3. Para pejabat bank sentral mengisyaratkan bahwa pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut mungkin diperlukan jika eskalasi konflik di Timur Tengah memicu gelombang baru tekanan inflasi.
Dari sudut pandang teknis, level resistansi berada di kisaran 1,3420, sedangkan level support berada di sekitar 1,3330.
| R1: 1.3420 | S1: 1.3350 |
| R2: 1.3480 | S2: 1.3270 |
| R3: 1.3550 | S3: 1.3200 |

Harga perak diperdagangkan di atas $66,6 per ons pada hari Jumat setelah melonjak 3% pada sesi sebelumnya. Penurunan harga minyak membantu meredakan kekhawatiran inflasi dan menurunkan imbal hasil obligasi, sehingga menciptakan kondisi yang mendukung bagi logam mulia—yang tidak memberikan imbal hasil—di tengah membaiknya sentimen pasar.
Dari sisi teknikal, level resistansi berada di dekat $67,00, sedangkan level support terletak di sekitar $64,00.
| R1: 67.00 | S1: 64.00 |
| R2: 68.50 | S2: 61.90 |
| R3: 70.00 | S3: 60.00 |
The Fed Naikkan Suku Bunga ke 4%, dan Mungkin Belum SelesaiFederal Reserve menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya sejak 2023, dengan keputusan bulat untuk menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 3,75%–4,00% pada bulan September.
Detail Kenaikan Suku Bunga The Fed Perkuat Dolar (17/09/2026)Kenaikan suku bunga terbaru Federal Reserve membuat dolar tetap mendapat dukungan kuat, mendorong euro menuju level 1,15 dan sterling di bawah 1,35.
DetailBergabunglah dengan Channel Telegram Kami dan Berlangganan Sinyal Trading Kami secara Gratis!
Bergabunglah dengan Telegram!