Data ekonomi terbaru dari Zona Euro memicu ekspektasi bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) mungkin memiliki ruang untuk memberikan pemotongan suku bunga lagi sebelum akhir tahun.
Indeks Harga Produsen (IHP) bulan Juni naik 0,8% secara bulanan dan 0,6% secara tahunan. Meskipun kenaikan bulanan sedikit di bawah perkiraan pasar, angka tahunan menunjukkan peningkatan yang mengejutkan, didorong oleh lonjakan harga energi yang tajam sebesar 3,2%. Kenaikan ini membantu mengimbangi penurunan harga barang setengah jadi, menandakan bahwa disinflasi dalam input manufaktur masih berlangsung.

Data Indeks Manajer Pembelian (PMI) terbaru menunjukkan gambaran yang beragam di seluruh Zona Euro. PMI Jasa ditutup di angka 51,0 pada bulan Juli, naik dari 50,5 pada bulan Juni, menunjukkan sedikit peningkatan aktivitas sektor jasa. PMI Komposit juga naik tipis ke angka 50,9, menunjukkan sedikit ekspansi secara keseluruhan.
Perincian tingkat negara menunjukkan Spanyol memimpin blok tersebut dengan PMI Jasa sebesar 54,7, level tertinggi dalam lima bulan, diikuti oleh Jerman dan Italia. Namun, Prancis merosot ke level terendah tiga bulan di angka 48,6, yang menunjukkan momentum yang tidak merata di seluruh kawasan.
Salah satu tanda yang menggembirakan adalah berlanjutnya penurunan inflasi biaya input di sektor jasa, yang mendingin ke level terendah dalam sembilan bulan, mencerminkan berkurangnya tekanan upah. Tren penurunan inflasi biaya ini dipandang memberikan ECB lebih banyak fleksibilitas untuk pelonggaran kebijakan lebih lanjut dalam beberapa bulan mendatang.
.

Sementara itu, di Inggris, angka PMI menunjukkan prospek yang lebih hati-hati. PMI Jasa untuk bulan Juli direvisi turun menjadi 51,8 dari perkiraan awal 52,8, sementara PMI Komposit turun menjadi 51,5. Meskipun angka-angka ini menunjukkan laju ekspansi yang melambat, sentimen bisnis terbukti lebih tangguh.
Meredakan kekhawatiran atas potensi tarif AS dan meningkatnya ekspektasi penurunan suku bunga Bank of England membantu menopang kepercayaan bisnis. Meskipun angka-angka utama lebih rendah, banyak perusahaan tetap optimistis tentang permintaan dan peluang investasi di masa mendatang, menunjukkan bahwa sentimen yang mendasarinya lebih kuat daripada yang mungkin ditunjukkan oleh data itu sendiri.
Pasar global bergerak hati-hati karena investor menyeimbangkan pendinginan inflasi AS dengan ketidakpastian geopolitik yang terus berlanjut di Timur Tengah.
Detail
Inflasi yang Lebih Rendah Mendukung Kehati-hatian The FedData inflasi AS terbaru memperkuat argumen untuk Federal Reserve yang lebih sabar. Meskipun inflasi tetap di atas target bank sentral, angka-angka terbaru menunjukkan normalisasi bertahap daripada percepatan tekanan harga secara luas.
Detail
Ekonomi Inggris Tumbuh 0,4% dengan Sektor Jasa Memimpin di Kuartal KeduaEkonomi Inggris tumbuh lebih lambat pada kuartal kedua tahun 2026, dengan sektor jasa dan investasi bisnis memberikan sebagian besar dukungan.
DetailBergabunglah dengan Channel Telegram Kami dan Berlangganan Sinyal Trading Kami secara Gratis!
Bergabunglah dengan Telegram!