Ekonomi AS terus menunjukkan kekuatan pada bulan Oktober, menurut data PMI terbaru.
Survei PMI AS bulan Oktober menunjukkan peningkatan berkelanjutan dalam aktivitas bisnis, menandai awal yang kuat untuk kuartal keempat. Pertumbuhan ini didorong semata-mata oleh sektor jasa, karena output manufaktur menurun untuk bulan ketiga. Ketenagakerjaan juga mengalami sedikit penurunan untuk bulan ketiga berturut-turut, yang mencerminkan ketidakpastian terkait dengan Pemilihan Presiden. Survei PMI AS bulan Oktober menunjukkan peningkatan berkelanjutan dalam aktivitas bisnis, menandai awal yang kuat untuk kuartal keempat. Pertumbuhan ini didorong semata-mata oleh sektor jasa, karena output manufaktur menurun untuk bulan ketiga. Ketenagakerjaan juga mengalami sedikit penurunan untuk bulan ketiga berturut-turut, yang mencerminkan ketidakpastian terkait dengan Pemilihan Presiden.
Namun, keyakinan terhadap prospek tahun mendatang bangkit kembali setelah penurunan signifikan pada bulan September, dengan perusahaan memprediksi lebih banyak stabilitas dan kepastian pasca pemilu. Survei tersebut juga melaporkan laju inflasi yang lebih lambat untuk biaya input dan harga yang dibebankan, dengan yang terakhir turun tajam ke level terendah sejak Mei 2020, sebagian besar disebabkan oleh penurunan signifikan dalam inflasi sektor jasa.

Source: S&P Global
Currency markets remained volatile as ongoing Middle East tensions continued to shape global sentiment.
Blokade Hormuz Mengguncang Pasar (09 - 13 Maret)Sentimen global pekan ini didominasi oleh pekan kedua perang dengan Iran dan blokade efektif Selat Hormuz, yang mendorong harga minyak mentah Brent di atas $100/barel. Terlepas dari laporan tenaga kerja AS yang sangat buruk yang menunjukkan kehilangan 92.000 pekerjaan pada bulan Februari, permintaan aset aman mendorong Indeks Dolar AS ke 99,1. Guncangan energi telah memicu kekhawatiran akan "stagflasi," terutama di Eropa dan Jepang, karena melonjaknya biaya bahan bakar mengancam untuk membalikkan tren disinflasi baru-baru ini.
Detail
Trump Signals Extended Military CampaignGeopolitical tensions in the Middle East have intensified following recent remarks from Donald Trump suggesting that the ongoing military campaign against Iran may last longer than anticipated. While Trump stated that early operational objectives were achieved ahead of schedule, he acknowledged that broader strategic goals could require additional time and sustained military pressure.
DetailBergabunglah dengan Channel Telegram Kami dan Berlangganan Sinyal Trading Kami secara Gratis!
Bergabunglah dengan Telegram!