Tingkat inflasi tahunan di Kawasan Euro mencapai 2% pada Oktober 2024, naik dari 1,7% pada September, yang menandai tingkat terendah sejak April 2021.
Tingkat inflasi tahunan di Zona Euro mencapai 2% pada Oktober 2024, naik dari 1,7% pada September, yang menandai tingkat terendah sejak April 2021. Estimasi awal menunjukkan bahwa angka ini melampaui prakiraan pasar sebesar 1,9%. Kenaikan inflasi mencerminkan tren yang bervariasi di seluruh komponen utama indeks harga konsumen Zona Euro.
Pada Oktober, inflasi jasa tetap menjadi yang tertinggi di antara sektor-sektor, bertahan stabil pada tingkat tahunan sebesar 3,9%. Kategori makanan, alkohol, dan tembakau mengalami peningkatan yang signifikan, naik menjadi 2,9% dari 2,4% pada September. Inflasi barang industri non-energi diperkirakan akan naik sedikit menjadi 0,5% dari 0,4%. Namun, harga energi diperkirakan akan turun sebesar 4,6%, perbaikan dari penurunan 6,1% yang terlihat pada September, yang terus memberikan pengaruh moderasi pada tingkat inflasi secara keseluruhan.

Sumber: Eurostat
Dolar Melemah Akibat Kekhawatiran Utang di Tengah Kenaikan Imbal Hasil (24 – 28 Agustus)Pasar global mengawali pekan dengan dolar AS yang masih berada di bawah tekanan, seiring beralihnya perhatian investor pada kekhawatiran terkait utang federal dan pengelolaan pasar obligasi pemerintah AS (Treasury). Indeks Dolar bergerak di kisaran 98,8 setelah mengalami penurunan tajam pada pekan sebelumnya, sementara perluasan program pembelian kembali obligasi oleh Departemen Keuangan AS mendorong penurunan imbal hasil obligasi jangka panjang serta nilai tukar dolar. Langkah tersebut memberikan sentimen positif bagi emas, perak, dan mata uang utama, di saat para investor mencermati implikasi jangka panjangnya terhadap biaya pinjaman AS dan kurva imbal hasil.
Detail Kelemahan USD yang Berlanjut Mendorong Kenaikan Imbal Hasil (24/08/2026)Pasar global terus dipengaruhi oleh pelemahan dolar AS yang berkepanjangan, perubahan ekspektasi terhadap bank sentral, serta risiko yang kembali muncul di Timur Tengah.
Detail Dollar Weakens as Falling Yields Lift Markets (08.20.2026)Global markets responded to falling U.S. Treasury yields after expanded government bond buybacks eased long-term borrowing costs and pressured the dollar.
DetailBergabunglah dengan Channel Telegram Kami dan Berlangganan Sinyal Trading Kami secara Gratis!
Bergabunglah dengan Telegram!