Bank sentral Norwegia memberikan kenaikan suku bunga yang tak terduga karena inflasi yang terus berlanjut dan kenaikan harga energi membuat para pembuat kebijakan tetap waspada.
Norges Bank mengejutkan pasar pada pertemuan Mei lalu dengan menaikkan suku bunga kebijakan sebesar 25 basis poin menjadi 4,25%, bertentangan dengan ekspektasi umum bahwa tidak akan ada perubahan. Keputusan tersebut segera memperkuat sikap bank yang semakin agresif karena risiko inflasi terus mendominasi prospek.
Menurut para pembuat kebijakan, inflasi masih terlalu tinggi dan mungkin akan tetap tinggi lebih lama dari yang diperkirakan sebelumnya. Kenaikan harga energi yang terkait dengan konflik Timur Tengah yang sedang berlangsung disorot sebagai sumber tekanan utama, menambah kekhawatiran bahwa pertumbuhan harga dapat menjadi lebih persisten. Bank tersebut juga memperingatkan tentang risiko ekspektasi inflasi yang semakin mengakar. Jika rumah tangga dan bisnis mulai berasumsi bahwa harga yang lebih tinggi akan bertahan lama, inflasi dapat menjadi jauh lebih sulit dikendalikan di kemudian hari, yang berpotensi membutuhkan kebijakan moneter yang lebih ketat.
Meskipun ketidakpastian global dan kekhawatiran akan pertumbuhan yang lebih lambat masih membayangi, Norges Bank menyatakan bahwa prospek kebijakan secara keseluruhan tidak banyak berubah sejak Maret. Proyeksi saat ini terus menunjukkan suku bunga kebijakan antara 4,25% dan 4,50% pada akhir tahun, yang menandakan bahwa suku bunga kemungkinan akan tetap ketat untuk beberapa waktu.
Pengendalian inflasi tetap menjadi prioritas utama, bahkan dengan mengorbankan pertumbuhan jangka pendek. Langkah ini dapat memberikan dukungan bagi krone Norwegia, sekaligus menambah tekanan lebih lanjut pada peminjam, aktivitas perumahan, dan bagian ekonomi lain yang sensitif terhadap suku bunga.
Pasar global tetap berada di bawah tekanan pada hari Selasa karena ekspektasi akan kebijakan Federal Reserve yang lebih ketat lebih besar daripada optimisme seputar kemajuan dalam negosiasi AS-Iran.
Detail
Ketidakpastian Fed dan Iran Membuat Pasar Tetap Waspada (22-26 Juni)Pasar keuangan global menghadapi arus silang yang bergejolak minggu ini karena perubahan tajam dalam jalur diplomasi AS-Iran bertabrakan dengan sinyal kebijakan moneter yang agresif.
Detail Pasar Stabil Berkat Harapan Perdamaian (22.06.2026)Pasar global memulai pekan ini dengan lebih stabil karena laporan tentang potensi peta jalan perdamaian AS-Iran selama 60 hari meredakan kekhawatiran atas gangguan pasokan energi dan mendorong harga minyak turun.
DetailBergabunglah dengan Channel Telegram Kami dan Berlangganan Sinyal Trading Kami secara Gratis!
Bergabunglah dengan Telegram!