Perekonomian Inggris tidak menunjukkan pertumbuhan pada kuartal ketiga tahun 2024, dengan PDB direvisi turun dari estimasi awal sebesar 0,1%. Hal ini menyusul ekspansi sebesar 0,4% pada Q2, yang menandai perlambatan tajam dalam aktivitas ekonomi.
Di sisi produksi, sektor jasa, yang merupakan bagian penting dari ekonomi Inggris, mengalami stagnasi tanpa pertumbuhan, revisi turun sebesar 0,1% dari estimasi awal. Sektor kegiatan keuangan dan asuransi merupakan sektor yang paling terdampak, mengalami kontraksi sebesar 0,6%.
Di sisi pengeluaran, terdapat hasil yang beragam:
Pertumbuhan yang stagnan pada Q3 menyoroti kerapuhan ekonomi Inggris, dengan peningkatan dalam konstruksi dan belanja rumah tangga diimbangi oleh penurunan dalam produksi dan pembentukan modal bruto.
Kurangnya momentum di sektor jasa dan kelemahan berkelanjutan dalam manufaktur dan pasokan energi menandakan tantangan berkelanjutan untuk pemulihan yang berkelanjutan.
Harga Produsen AS Naik, Gambaran Inflasi MemburukData baru dari Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) menunjukkan bahwa harga produsen AS meningkat sebesar 0,2% dari bulan ke bulan pada bulan November, sesuai dengan prediksi analis. Kenaikan ini, yang merupakan tindak lanjut dari kenaikan 0,1% pada bulan Oktober, menunjukkan bahwa meskipun inflasi di tingkat pabrik tidak meningkat pesat, inflasi tetap berada pada tren kenaikan bertahap.
Detail Kursor Terbatas, Slide Logam (15.01.2025)Pasar global menunjukkan hasil yang beragam seiring meredanya ketegangan geopolitik. Euro berfluktuasi di dekat level terendah satu bulan di $1,165 karena ekspektasi Fed yang hati-hati, sementara para pejabat ECB mengisyaratkan suku bunga akan tetap stabil.
Detail Ketidakpastian Membuat Pasar Tetap Waspada (14.01.2025)Pasar global sedang menghadapi lanskap yang ditandai oleh pergeseran ekspektasi kebijakan The Fed dan meningkatnya ketidakpastian politik.
DetailBergabunglah dengan Channel Telegram Kami dan Berlangganan Sinyal Trading Kami secara Gratis!
Bergabunglah dengan Telegram!