Perekonomian Inggris tidak menunjukkan pertumbuhan pada kuartal ketiga tahun 2024, dengan PDB direvisi turun dari estimasi awal sebesar 0,1%. Hal ini menyusul ekspansi sebesar 0,4% pada Q2, yang menandai perlambatan tajam dalam aktivitas ekonomi.
Di sisi produksi, sektor jasa, yang merupakan bagian penting dari ekonomi Inggris, mengalami stagnasi tanpa pertumbuhan, revisi turun sebesar 0,1% dari estimasi awal. Sektor kegiatan keuangan dan asuransi merupakan sektor yang paling terdampak, mengalami kontraksi sebesar 0,6%.
Di sisi pengeluaran, terdapat hasil yang beragam:
Pertumbuhan yang stagnan pada Q3 menyoroti kerapuhan ekonomi Inggris, dengan peningkatan dalam konstruksi dan belanja rumah tangga diimbangi oleh penurunan dalam produksi dan pembentukan modal bruto.
Kurangnya momentum di sektor jasa dan kelemahan berkelanjutan dalam manufaktur dan pasokan energi menandakan tantangan berkelanjutan untuk pemulihan yang berkelanjutan.
Pasar global tetap berada di bawah tekanan karena meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve lebih lanjut mendukung dolar AS dan menekan mata uang utama serta logam mulia.
Detail Taruhan Kenaikan Suku Bunga Fed Memberi Tekanan pada Pasar (23.06.2026)Pasar global tetap berada di bawah tekanan pada hari Selasa karena ekspektasi akan kebijakan Federal Reserve yang lebih ketat lebih besar daripada optimisme seputar kemajuan dalam negosiasi AS-Iran.
Detail
Ketidakpastian Fed dan Iran Membuat Pasar Tetap Waspada (22-26 Juni)Pasar keuangan global menghadapi arus silang yang bergejolak minggu ini karena perubahan tajam dalam jalur diplomasi AS-Iran bertabrakan dengan sinyal kebijakan moneter yang agresif.
DetailBergabunglah dengan Channel Telegram Kami dan Berlangganan Sinyal Trading Kami secara Gratis!
Bergabunglah dengan Telegram!