Perusahaan-perusahaan di AS mengumumkan pemutusan hubungan kerja sebanyak 33.429 kali pada bulan Juli, jumlah bulanan terendah dalam dua tahun terakhir. Pemutusan hubungan kerja turun 27% dari bulan Juni dan 46% lebih rendah dibandingkan Juli 2025, menunjukkan ketahanan yang berkelanjutan di pasar tenaga kerja meskipun terjadi perubahan struktural yang sedang berlangsung.
Kecerdasan buatan (AI) tetap menjadi pendorong utama pengurangan pekerjaan untuk bulan kelima berturut-turut, dengan hampir 11.000 PHK yang diumumkan. Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa perusahaan terus merestrukturisasi tenaga kerja mereka seiring dengan semakin meluasnya adopsi otomatisasi.
Sektor teknologi mencatat jumlah pemutusan hubungan kerja tertinggi, dengan hampir 9.900 posisi dihilangkan. Sektor jasa keuangan, pemerintah, dan sektor jasa yang lebih luas juga melaporkan pengurangan yang signifikan.
Dari Januari hingga Juli, total pemutusan hubungan kerja yang diumumkan mencapai 477.033, turun 41% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Teknologi tetap menjadi industri yang paling terdampak, diikuti oleh transportasi, perawatan kesehatan, jasa, dan pemerintah.
Meskipun PHK terus berlanjut, rencana perekrutan menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Perusahaan mengumumkan lebih dari 16.000 posisi baru pada bulan Juli, menandai total perekrutan Juli terkuat sejak tahun 2022. Data tersebut menunjukkan bahwa meskipun AI terus membentuk kembali kebutuhan tenaga kerja, perusahaan masih aktif menciptakan pekerjaan baru di bidang lain.
The Fed Berubah Menjadi Lebih Hawkish (31 Agustus – 4 September)Pasar global memasuki pekan ini dengan fokus yang diperbarui pada pengetatan kebijakan Federal Reserve setelah Ketua Kevin Warsh menggunakan pidatonya di Jackson Hole untuk menepis ekspektasi bahwa tekanan inflasi AS sedang mereda. Indeks Dolar bertahan di dekat 99,6 setelah kenaikan tajam pada hari Jumat, sementara imbal hasil obligasi pemerintah bergerak lebih tinggi dan logam mulia mengalami penurunan. Pasar meningkatkan probabilitas kenaikan suku bunga Fed pada bulan September menjadi 57% dari 40% seminggu sebelumnya karena Warsh menegaskan kembali komitmen Fed untuk mengembalikan inflasi ke target 2%.
Detail Kebijakan Fed yang Agresif Mendorong Penguatan Dolar, Memberi Tekanan pada Pasar (31.08.2026)Pasar global berada di bawah tekanan setelah pernyataan hawkish Ketua Fed Kevin Warsh memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga pada bulan September.
Detail Pasar Menunggu Petunjuk Suku Bunga dari Warsh (28.08.2026)Pasar global bergerak hati-hati menjelang pidato Ketua Fed Kevin Warsh di Jackson Hole karena investor menilai inflasi AS yang terus berlanjut dan pergeseran ekspektasi suku bunga.
DetailBergabunglah dengan Channel Telegram Kami dan Berlangganan Sinyal Trading Kami secara Gratis!
Bergabunglah dengan Telegram!