
Trading USDJPY tersedia 24 jam sehari dari Senin hingga Jumat, sesuai dengan jam pasar forex global. Periode trading paling aktif adalah selama tumpang tindih sesi London dan New York, dan sesi Tokyo. Silakan lihat Rincian kontrak USDJPY untuk mengetahui spread, swap, dan rincian lainnya.
Mengambil posisi pendek dalam USDJPY berarti Anda menjual dolar AS dan membeli yen Jepang. Ini berarti Anda mengharapkan nilai USD turun terhadap JPY. Contohnya, jika Anda membuat posisi pendek USDJPY di 110.00 dan harga turun ke 109.50, Anda mendapat profit dari penurunan 50 pip. Namun, jika harga naik, Anda mengalami kerugian.
Sebaliknya, mengambil posisi panjang dalam USDJPY berarti Anda membeli dolar AS dan menjual yen Jepang. Ini berarti Anda mengharapkan nilai USD meningkat relatif terhadap JPY. Contohnya, jika Anda membuat posisi panjang pada pasangan USDJPY di 110.00 dan harga naik ke 110.50, Anda mendapat profit dari kenaikan 50 pip. Namun, jika harga turun, Anda mengalami kerugian.
Memulai perjalanan trading Anda dengan zForex sangatlah mudah. Cukup buka akun demo atau akun riil di platform kami, deposit dana, dan akses akun MetaTrader Anda. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi halaman cara membuka akun.
Nikmati menyebar kompetitif, eksekusi cepat, dan dukungan terbaik untuk meningkatkan pengalaman trading Anda.
zForex menawarkan MT5 untuk trading dan analisis USDJPY, termasuk grafik harga real-time dan indikator teknis. Untuk sinyal beli dan jual serta analisis pasar yang komprehensif, ikuti terus informasi dari Riset Pasar Harian dan Mingguan kami, dan ikuti saluran YouTube dan Telegram kami.
Nilai USDJPY dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, termasuk perbedaan suku bunga antara AS dan Jepang, rilis data ekonomi, dan politik.
Sebagai contoh, jika Federal Reserve menaikkan suku bunga sementara Bank of Japan mempertahankan suku bunga rendah, USD dapat menguat terhadap JPY, mendorong pasangan USDJPY lebih tinggi. Demikian pula, data ekonomi AS yang positif, seperti pertumbuhan PDB yang lebih tinggi, juga dapat meningkatkan USDJPY.
Markets remained cautious as a new 10% U.S. global tariff weighed on risk sentiment. The euro and pound stayed under pressure near recent lows, while the yen rebounded on renewed speculation around Bank of Japan tightening.
Pasar global tetap berhati-hati seiring berlakunya tarif global baru AS sebesar 10%, yang membuat ketidakpastian perdagangan tetap menjadi pusat perhatian investor.
Detail Geopolitics and Trade Drive Volatility (02.24.2026)Global markets are navigating a renewed wave of uncertainty as shifting U.S. trade policy and geopolitical tensions reshape risk sentiment. The Trump administration’s move to reintroduce a global tariff framework, starting at 10% with the option to raise it to 15%, has unsettled investors and prompted swift responses from major economies.
Pasar bereaksi tajam terhadap ketidakpastian perdagangan yang kembali muncul setelah putusan Mahkamah Agung AS membatalkan kewenangan tarif darurat Presiden Trump.
Detail Dolar Menguat karena Kebijakan Fed yang Agresif (20.02.2026)Indeks dolar naik mendekati 98, dan diperkirakan akan mencatatkan kenaikan mingguan sekitar 1% karena data ekonomi AS yang kuat dan sinyal kebijakan Fed yang agresif mengimbangi defisit perdagangan yang lebih besar dan data perumahan yang lebih lemah.
Detail CB Signals Keep Markets on Edge (02.19.2026)Markets traded cautiously as leadership uncertainty at the European Central Bank and firm US data shaped price action across assets.
Pasar bergerak dengan sentimen beragam karena mata uang dan logam bereaksi terhadap sinyal bank sentral dan data terbaru. Euro bertahan stabil di dekat $1,185, didukung oleh keyakinan ECB terhadap kekuatan mata uang dan kepercayaan bahwa inflasi berada pada jalur yang tepat, di samping ekspektasi akan kebijakan yang kurang lunak di akhir tahun ini.
Detail Pasar Tetap Waspada di Tengah Perdagangan yang Menipis (17.02.2026)Pasar global dibuka dengan hati-hati dalam perdagangan yang tipis, dengan euro bertahan di dekat $1,185 setelah ECB memberi sinyal keyakinan atas kekuatannya, poundsterling stabil di sekitar $1,36 menjelang data penting Inggris, dan yen menguat menuju 153 karena spekulasi kenaikan suku bunga BoJ.
Detail Pasar Mengalami Konsolidasi Setelah Volatilitas (16.02.2026)Pasar global memulai pekan ini dengan hati-hati karena mata uang dan logam utama terkonsolidasi setelah volatilitas baru-baru ini. Indeks dolar bertahan sedikit di bawah 97 dalam perdagangan liburan yang tipis setelah inflasi AS yang lebih rendah (2,4% y/y, 0,2% m/m) meningkatkan ekspektasi penurunan suku bunga, meskipun data penggajian yang kuat dan pengangguran yang lebih rendah menandakan pasar tenaga kerja yang stabil.
Detail Data AS Menguatkan Kembali Dolar (02.12.2026)Dewan Perwakilan Rakyat AS mengesahkan rancangan undang-undang untuk membatalkan tarif Presiden Trump terhadap Kanada, yang menyoroti meningkatnya keresahan Partai Republik terhadap kebijakan perdagangannya menjelang pemilihan paruh waktu. Terlepas dari ancaman veto Trump, pemungutan suara tersebut mengungkap perpecahan partai, dengan beberapa anggota parlemen memperingatkan kenaikan harga dan risiko pekerjaan, yang mencerminkan meningkatnya kekhawatiran politik dan biaya hidup.
DetailBergabunglah dengan Channel Telegram Kami dan Berlangganan Sinyal Trading Kami secara Gratis!
Bergabunglah dengan Telegram!