Pada bulan Desember 2024, bisnis swasta AS menambah 122.000 pekerjaan, menandai kenaikan terkecil dalam empat bulan dan gagal memenuhi ekspektasi analis sebesar 140.000.
Sektor perawatan kesehatan terus mendorong pertumbuhan lapangan kerja, mempertahankan kepemimpinannya dalam penambahan lapangan kerja. Sektor rekreasi dan perhotelan menambah 22.000 lapangan kerja, yang mencerminkan pemulihan yang stabil dalam industri yang berhadapan dengan konsumen. Sebaliknya, sektor manufaktur menghadapi tantangan, kehilangan 11.000 lapangan kerja untuk bulan ketiga, yang menandakan kesulitan yang berkelanjutan di sektor tersebut.

Table 1: Monthly Jobs Data Comparison (2024), Reuters
Indikator ekonomi utama yang perlu dipantau meliputi kebijakan Federal Reserve, dengan pertemuan dan pernyataan mendatang yang memberikan wawasan tentang arah moneter dan dampaknya terhadap likuiditas pasar dan suku bunga. Data inflasi tetap penting, memengaruhi daya beli, margin laba perusahaan, valuasi saham, dan imbal hasil obligasi. Selain itu, pergeseran belanja konsumen, pendorong utama pertumbuhan ekonomi, dapat mengindikasikan perubahan momentum ekonomi dan memengaruhi berbagai sektor pasar.

Sumber: ADP
Dolar Melemah Akibat Kekhawatiran Utang di Tengah Kenaikan Imbal Hasil (24 – 28 Agustus)Pasar global mengawali pekan dengan dolar AS yang masih berada di bawah tekanan, seiring beralihnya perhatian investor pada kekhawatiran terkait utang federal dan pengelolaan pasar obligasi pemerintah AS (Treasury). Indeks Dolar bergerak di kisaran 98,8 setelah mengalami penurunan tajam pada pekan sebelumnya, sementara perluasan program pembelian kembali obligasi oleh Departemen Keuangan AS mendorong penurunan imbal hasil obligasi jangka panjang serta nilai tukar dolar. Langkah tersebut memberikan sentimen positif bagi emas, perak, dan mata uang utama, di saat para investor mencermati implikasi jangka panjangnya terhadap biaya pinjaman AS dan kurva imbal hasil.
Detail Kelemahan USD yang Berlanjut Mendorong Kenaikan Imbal Hasil (24/08/2026)Pasar global terus dipengaruhi oleh pelemahan dolar AS yang berkepanjangan, perubahan ekspektasi terhadap bank sentral, serta risiko yang kembali muncul di Timur Tengah.
Detail Dollar Weakens as Falling Yields Lift Markets (08.20.2026)Global markets responded to falling U.S. Treasury yields after expanded government bond buybacks eased long-term borrowing costs and pressured the dollar.
DetailBergabunglah dengan Channel Telegram Kami dan Berlangganan Sinyal Trading Kami secara Gratis!
Bergabunglah dengan Telegram!