Ekonomi Inggris tumbuh 0,1% pada kuartal keempat 2024, menghindari proyeksi kontraksi dan membaik dari pertumbuhan nol pada kuartal sebelumnya, menurut data awal dari Kantor Statistik Nasional (ONS). Ekspansi moderat didorong oleh keuntungan di sektor jasa dan konstruksi, meskipun penurunan produksi membebani pertumbuhan secara keseluruhan.
Di sisi pengeluaran, ekonomi menghadapi penurunan dalam perdagangan bersih dan pembentukan modal tetap bruto, yang menandakan pelemahan dalam investasi bisnis dan aktivitas perdagangan. Namun, hal ini diimbangi oleh peningkatan besar dalam persediaan, yang membantu menstabilkan pertumbuhan.
Meskipun kenaikan PDB sebesar 0,1% pada Q4 menandakan ketahanan, ekonomi Inggris terus menghadapi tantangan dari suku bunga yang tinggi, kepercayaan konsumen yang lemah, dan ketidakpastian perdagangan global. Para analis akan mengamati dengan cermat data Triwulan I 2025 untuk menilai apakah ekonomi dapat mempertahankan pertumbuhan atau jika dukungan kebijakan lebih lanjut diperlukan.

Sumber: Kantor Statistik Nasional
Global markets remained focused on shifting Middle East developments and monetary policy expectations, with reports of progress toward a Strait of Hormuz shipping agreement influencing sentiment.
Detail
Data Ketenagakerjaan yang Lemah Menghantam Dolar karena Risiko Hormuz Tetap Ada (10 – 14 Agustus)Pasar global memasuki pekan ini ketika investor menilai kembali prospek Federal Reserve setelah laporan ketenagakerjaan AS yang secara mengejutkan lemah menandakan memburuknya kondisi pasar tenaga kerja lebih lanjut. Indeks Dolar jatuh menuju level terendah dua bulan, sementara emas dan perak mempertahankan kenaikan mingguan yang kuat karena ekspektasi kenaikan suku bunga Fed pada bulan September turun tajam. Pada saat yang sama, ketidakpastian seputar Selat Hormuz terus memengaruhi harga minyak dan ekspektasi inflasi global, dengan Iran dan Oman melaporkan kemajuan menuju kesepakatan transit tetapi belum ada resolusi yang lebih luas yang tercapai.
Detail Data Ketenagakerjaan yang Lemah Mendukung Logam dan Mata Uang (08.10.2026)Pasar global membuka pekan ini dengan dolar berada di bawah tekanan setelah data ketenagakerjaan AS yang secara tak terduga lemah mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve pada bulan September.
DetailBergabunglah dengan Channel Telegram Kami dan Berlangganan Sinyal Trading Kami secara Gratis!
Bergabunglah dengan Telegram!