Untuk minggu yang berakhir pada tanggal 4 Januari, klaim pengangguran awal yang disesuaikan secara musiman dilaporkan sebesar 201.000, mencerminkan penurunan sebesar 10.000 dari angka revisi minggu sebelumnya sebesar 211.000.
Untuk minggu yang berakhir pada tanggal 4 Januari, klaim pengangguran awal yang disesuaikan secara musiman dilaporkan sebesar 201.000, mencerminkan penurunan sebesar 10.000 dari angka minggu sebelumnya yang direvisi sebesar 211.000. Rata-rata pergerakan klaim awal selama 4 minggu turun sebesar 10.250, mencapai 213.000, dibandingkan dengan rata-rata minggu sebelumnya yang direvisi sebesar 223.250.
Tingkat pengangguran tertanggung yang disesuaikan secara musiman untuk minggu yang berakhir pada tanggal 28 Desember tetap tidak berubah sebesar 1,2%, konsisten dengan tingkat minggu sebelumnya yang tidak direvisi. Jumlah individu pengangguran tertanggung yang disesuaikan secara musiman untuk periode yang sama meningkat sebesar 33.000, naik menjadi 1.867.000 dari tingkat minggu sebelumnya yang direvisi. Angka minggu sebelumnya direvisi turun sebesar 10.000, dari 1.844.000 menjadi 1.834.000.
Selain itu, rata-rata bergerak 4 minggu dari pengangguran yang diasuransikan menurun sebesar 3.000, menjadi 1.865.500. Ini merupakan sedikit peningkatan dari rata-rata minggu sebelumnya yang direvisi sebesar 1.868.500, yang juga telah direvisi turun sebesar 2.250 dari perkiraan sebelumnya sebesar 1.870.750.

Sumber: U.S. Department of Labor
Pasar global tetap defensif karena negosiasi AS-Iran yang terhenti dan ketegangan Timur Tengah yang terus berlanjut memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat dolar.
Detail Ekspektasi Suku Bunga yang Lebih Tinggi Membuat Pasar Tetap Defensif (14.05.2026)Pasar global tetap berada di bawah tekanan karena kekhawatiran inflasi yang terus-menerus dan terhambatnya diplomasi AS-Iran memperkuat ekspektasi akan kebijakan moneter yang lebih ketat.
Detail Yields Rise While Metals Trade Mixed (05.13.2026)Global markets turned cautious as escalating U.S.–Iran tensions and stronger U.S. inflation data reinforced expectations for higher interest rates.
Bergabunglah dengan Channel Telegram Kami dan Berlangganan Sinyal Trading Kami secara Gratis!
Bergabunglah dengan Telegram!